Wisata Pantai Pulau Merah

Wisata Pantai Pulau Merah

 

Pantai-Pulau-Merah-BanyuwangiPantai Pulau Merah di Banyuwangi mungkin terdengar asing di telinga sebagian wisatawan domestik. Popularitasnya mungkin saja tidak terkenal seperti kawasan wisata Batu Malang atau wisata Kawah Putih Ciwidey Bandung. Tetapi, salah satu pantai unik di Banyuwangi ini begitu populer di kalangan masyarakat Jawa Timur. Juga, merupakan salah satu destinasi yang disukai wisatawan asing terutama pecinta olahraga selancar (surfing).

Pantai Pulau Merah, masyarakat lokal sering menyebutnya sebagai Pulo Merah, terletak di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Meski dinamakan dengan “Pulau Merah”, salah satu tempat wisata di Banyuwangi ini sesungguhnya memiliki hamparan pasir berwarna putih agak kecoklatan. Tetapi pada ketika musim kemarau tiba, maka kawasan pantai ini akan terlihat kemerahan.

Pantai Pulau Merah Banyuwangi memiliki keunikan pada sebuah bukit kecil yang terletak tak jauh dari bibir pantai. Dengan latar bukit setinggi 200 meter dan berwarna kemerahan inilah yang menyebabkan pantai tersebut dikenal sebagai Pantai Pulau Merah. Bukit ini diselimuti oleh tumbuhan hijau yang mampu menutupi warna merahnya. Anda dapat menaiki bukit tersebut pada ketika air laut sedang surut. Selain itu, terdapat bebatuan karang yang berada di sekitar bukit kecil ini.

1

Alamat Pantai Pulau Merah: Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur
Peta lokasi: klik di sini
Koordinat GPS: -8.596576,114.027416

Kawasan wisata Pantai Pulau Merah saat ini dikelola oleh Perum Perhutani II Jawa Timur. Terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, di sekitar pantai ini terdapat tempat ibadah umat Hindu dalam melangsungkan ritual Mekiyis.

Eksistensi pantai ini juga tak lepas dari kisah mistis dan mitos yang mengitarinya. Pantai Pulau Merah diyakini oleh beberapa pihak memiliki kandungan emas. Ada pula yang mengisahkan bahwa terdapat sebuah paku bumi yang dapat ditemukan dalam gunung yang terletak di seberang pantai tersebut.

Kisah mitos lainnya adalah bahwa siapapun yang dapat memasuki sebuah goa yang berada di Pulau Merah, maka akan memperoleh rezeki yang berlimpah. Ada pula yang mengisahkan bahwa terdapat pancaran cahaya berwarna merah yang menyebabkan pantai ini berwarna merah sehingga akhirnya dinamakan sebagai Pantai Pulau Merah.

Kegiatan Menarik di Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah di Banyuwangi adalah salah satu yang terkenal di Jawa Timur. Pantai ini disukai sebagai salah satu destinasi wisata keluarga yang menarik, juga merupakan tempat favorit untuk menikmati senja dan angin khas pantai, berfoto, bermain pasir, berjemur, dan sebagainya. Untuk dapat masuk ke lokasi pantai, Anda harus membayar biaya tiket masuk Pantai Pulau Merah sebesar Rp 2.500 per orang.

Banyuwangi Pulau Merah Selancar_27052014182518Banyak turis mancanegara dan tak kurang pula kalangan domestik mengunjungi Pantai Pulau Merah untuk tujuan berselancar. Ombak di Pantai Pulau Merah ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur dan Indonesia sehingga cocok untuk kegiatan surfing. Beberapa even selancar internasional pernah diselenggarakan di pantai ini.

Ombak laut yang tinggi dapat ditemui pada medio April – Mei hingga September – Desember. Anda dapat mempelajari cara berselancar di Pantai Pulau Merah dengan ketinggian ombak yang berkisar dari 2 hingga 5 meter.

Pantai-Pulau-Merah_Kawasan pantai ini juga ditunjang dengan fasilitas yang baik, diantaranya payung dan tempat berjemur yang disewakan oleh pihak pengelola. Terdapat sejumlah hotel dan fasilitas akomodasi di kawasan pantai Banyuwangi yang satu ini. Pantai Pulau Merah juga dekat dengan Gunung Tumpang Pitu serta berada segaris dengan Pantai Plengkung. Anda dapat bersantai di pantai ini sembari menikmati angin pantai dan menyaksikan panoramanya yang indah. Dengan garis pantai sepanjang hingga 3 km, bebatuan karang di pantai ini menambah daya pikatnya yang eksotik selain bebukitan hijau yang terlihat asri.

Di kala hari petang, Anda dapat menyaksikan keindahan sunset (matahari tenggelam) di Pantai Pulau Merah. Pesona sunset di pantai ini terbilang indah. Area sekitar pantai juga bersih dengan tekstur pasirnya yang halus. Inilah sebab, beberapa kalangan penikmat perjalanan menganggap Pantai Pulau Merah sebagai sebuah kombinasi indah dari Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak di Bali.

lautmerah5

Hotel di Pantai Pulau Merah

Sebagai salah satu kawasan wisata populer di Banyuwangi, Anda dapat dengan mudah menjumpai sejumlah hotel dekat Pantai Pulau Merah. Selain hotel, ada pula guest house hingga homestay yang dapat Anda pilih. Beberapa penginapan di area Pantai Pulau Merah yang berjarak dekat dan populer, di antaranya Kumala Hotel, Gelora Atlit Banyuwangi Guest House, Hotel Mahkota Plengkung Banyuwangi, serta Hotel Ketapang Indah.

Anda dapat menghubungi pihak hotel di sana atau mencari hotel dekat Pantai Pulau Merah ini secara online. Salah satu booking online yang populer di kalangan penikmat perjalanan adalah AGODA.

Rute Perjalanan ke Pantai Pulau Merah

Jika Anda berada di kota Banyuwangi, maka rute perjalanan akan menempuh jarak sekitar 80 km menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum, menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam untuk dapat sampai di pantai ini. Di sepanjang perjalanan, tersedia rambu-rambu penunjuk yang akan mengarahkan Anda menuju kawasan wisata Pantai Pulau Merah ini. Jarak tempuh sekitar 2,5 jam dari kota Banyuwangi. Jika Anda menggunakan angkutan umum, ambillah kendaraan dengan jurusan Pesanggaran. Setiba di pasar Pesanggaran, lanjutkan perjalanan dengan menggunakan jasa ojek menuju lokasi pantai.

Bila Anda memulai rute perjalanan dari Jember, turunlah di terminal Jajag. Kemudian dari sana Anda dapat menaiki bis jurusan Pesanggaran.

Silahkan hubungi kami jika anda membutuhkan jasa Sewa – Rental Mobil Di Surabaya Yang Siap Melayani 24 Jam.

Untuk Info Selengkapnya Hubungi :

D’BEST RENTCAR ~ CV.PRASETYA PRATAMA

logo home2  Jl. Jambangan Kebon Agung Tol No 03 Surabaya-60232.

2  Office : 031- 8296090, 031-40000077

hgfjfgj 081358979797 ~ 085866585858

fsg D649A9ED

ryryuyrdbestrentcar@gmail.com

Tempat Wisata Di Indonesia Yang Belum Terjamah Oleh Wisatawan

 

Tempat wisata yang ada di Indonesia tidak hanya terbatas pada Bali, Danau Toba, Lombok, Raja Ampat, Candi Borobudur atau Pulau Komodo saja. Sebenarnya masih ada banyak sekali tempat-tempat di Indonesia yang begitu indah dan belum banyak diketahui. Mengunjungi tempat wisata yang masih belum diketahui oleh banyak orang tentu akan menjadi pengalaman tersendiri yang sangat mengasyikkan. Ingin tahu apa saja tempat wisata di Indonesia yang belum terjamah? Simak artikel berikut ini.

  1. Pulau Pari di Kepulauan Seribu

 

tumblr_m9z0ekUNON1qay39xo1_400

Pulau Pari ini merupakan salah satu pulau di kepulauan seribu yang masih belum banyak diketahui oleh para pengunjung. Dinamakan pulau Pari karena bentuk pulaunya yang mirip seperti ikan Pari. Di pulau ini ditawarkan keindahan pantai dan juga pemandangan hutan yang masih asri dan alami. Di pantai ini pengunjung bisa menikmati indahnya struktur pesisir pantai yang berkelak-kelok dengan pasir putih yang sangat lembut. Selain itu pantai pengunjung juga disuguhi hutan bakau yang indah di sepanjang bibir pantai.

  1. Pantai Mandasari di Cimerak Jawa Barat

Pantai Mandasari memiliki pantai landai yang dihiasi oleh batu-batu karang yang unik, pulau-pulau kecil, dan hijaunya datan masawah. Dengan keindahan pantainya yang begitu mempesona dan masih banyak orang yang belum mengenal membuat Pantai Mandasari menjadi tempat wisata di Indonesia yang belum terjamah. Tempat wisata ini terletak di desa Meswaha Kecamatan Ci Merak Jawa Barat. Dari tempat wisata Green Canyon berjarak kurang lebih 20 km di sebelah Selatan.

  1. Pantai Sowan di Tuban Jawa Timur

Pulau-Pari-Kepulauan-Seribu

Pantai yang berlokasi di Tuban Jawa Timur ini tak kalah menarik untuk dikunjungi. Anda akan disuguhi pemandangan laut yang begitu indah serta puluhan pohon klampis yang berderet di pinggir pantai. Pantai ini begitu sejuk sehingga cocok untuk berlama-lama memandangi pantai Sowan sambil duduk di tepi pantai atau menikmati wisata kuliner. Di kawasan pantai ini juga disediakan arena bagi pengunjung yang suka berkemah.

  1. Pantai Pulau Merah di Banyuwangi

Terletak di kaki gunung Pintu kabupaten Banyuwangi, Pantai Pulau Merah menawarkan keindahan pantai dan juga ombak yang cocok untuk berselancar. Karena letak Banyuwangi yang berada di ujung paling timur pulau Jawa menjadikannya spot menarik untuk bisa menikmati indahnya matahari terbit. Di kawasan pantai ini juga bisa ditemui etnis Osing dimana penduduknya berbicara menggunakan bahasa Jawa kuno dan merupakan etnis yang perkembangannya paling canggih pada zaman dahulu kala. Dengan keindahan alam dan budaya, sayang sekali jika Pantai Pulau Merah masih menjadi tempat wisata di Indonesia yang belum terjamah.

  1. Goa Jomblang di Bantul Yogyakarta

Nama Goa Jomlang mungkin belum banyak dikenal oleh banyak orang. Terletak di daerah gunung kidul Jogjakarta, gua ini menawarkan keindahan stalakmit dan stalaktit unik. Ditambah lagi dengan adanya sinar matahari yang memasuki gua sehingga menimbulkan pembiasan cahaya yang indah. Banyak orang yang menyebutnya sebagai cahaya surga. Bentuk goa yang unik seperti runtuhan perut bumi ini disebabkan karena adanya proses geologi dan vegetasi yang runtuh ke perut bumi ribuan tahun silam. Tempat wisata ini masuk daftar tempat wisata di Indonesia yang belum terjamah karena memang baru dibuka beberapa tahun yang lalu. Walaupun belum banyak wiastawan yang tahu, pada tahun 2011 lalu Goa Jomlang juga pernah digunakan sebagai objek penelitian bernama Amazing Race Amerika.

NEGERI DIATAS AWAN

NEGERI DIATAS AWAN

 

Pemandangan di Puncak B29 sungguh memikat. Kita akan disuguhi awan berarak yang seolah berada di bawah kaki. Jika cuaca cerah, Gunung Bromo terlihat lurus dan berpendar terkena cahaya matahari dari B29. Sepanjang mata memandang, kaldera hijau yang memngelilingi Bromo akan terlihat b-29 lumajangjelas seperti mangkuk.

Untuk bisa mencapai B29, terdapat beberapa alternatif rute. Rute paling aman dan paling normal adalah rute dari Desa Argosari, Lumajang. Meski paling aman, jalannya masih berbatu dan tidak mulus.

Bagi yang suka touring dengan jalanan yang memacu adrenalin, ada jalur kecil antara Jemplang dan Ranu Pane yang bisa dilewati dengan motor, sepeda, atau berjalan kaki.

Rute ini mengharuskan kita melewati tebing kaldera Bromo, sampai tiba di B29 yang merupakan ujung dari tebing. Jalanannya tanah, hanya cukup untuk satu motor. Jangan kaget jika bisa melihat jurang di tepi kiri dan kanan jalan.

Ketika berada d B29, kita serasa berada di negeri kahyangan yang dikelilingi awan. Menikmati alam di ketinggian 2.900 mdpl serta pemandangan area Bromo yang selalu cantik, adalah daya tarik kawasan ini.

SEWA – RENTAL MOBIL 24 JAM SURABAYA

Wisata Gunung Bromo

Wisata Gunung Bromo

 

Wisata-Gunung-BromoWisata Gunung Bromo adalah destinasi wisata yang dikenal luas, baik dari wisatawan domestik maupun para penikmat perjalanan dari mancanegara. Gunung Bromo memiliki karakter alam yang menawan, hamparan lautan pasir yang luas, udara segar, dan berhawa dingin. Inilah yang membuat wisata Gunung Bromo disukai para wisatawan. Di puncak Bromo, Anda dapat mendapatkan pemandangan matahari terbenam (sunset), salah satu yang paling memikat di Indonesia.

Gunung Bromo adalah salah satu bagian yang membentuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, memiliki ketinggian 2.392 meter dpl. Gunung ini merupakan gunung api aktif, dikeliling lautan pasir seluas 10 km2. Secara administratif, Gunung Bromo terletak di Provinsi Jawa Timur dan masuk ke dalam empat teritori pemerintah daerah, yakni Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang.

Wisatawan Asing di Gunung Bromo

Satu hal yang wajib diketahui adalah suhu udara di puncak Gunung Bromo dapat berkisar antara 2º hingga 20º Celcius. Kondisi ini adalah bagian unik yang ada di salah satu tempat paling menarik di Jawa Timur ini. Waktu terbaik untuk mengambil perjalanan wisata ke Gunung Bromo adalah pada medio Juni – Oktober. Periode bulan ini adalah musim kemarau di daerah Gunung Bromo.

Dengan demikian, Anda dapat melakukan eksplorasi wisata Gunung Bromo secara lebih leluasa, memberi rasa aman dan kenyamanan dalam perjalanan wisata tersebut. Namun, kunjungan wisata Gunung Bromo juga memperlihatkan statistik yang cukup ramai pada periode waktu selain Juni – Oktober.

Pesona Wisata Gunung Bromo

Mengapa Gunung Bromo dikagumi banyak kalangan sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Timur yang favorit? Di kalangan pencinta wisata gunung, tujuan wisata ke Bromo adalah salah satu yang masuk dalam daftar kunjungan mereka. Jika Anda telah tiba di puncak Gunung Bromo, Anda akan menyaksikan kawah berdiameter 600 m, sebuah pemandangan yang menawan.

Panorama sunset Gunung Bromo

Di Puncak Penanjakan, salah satu spot wisata yang ada di Gunung Bromo, Anda dapat menyaksikan terbenamnya matahari (sunset). Ini adalah panorama alam paling memikat yang akan Anda peroleh di tempat wisata alam Jawa Timur ini. Maka dari itu, Puncak Penanjakan banyak dikenal wisatawan sebagai tempat melihat sunset paling memikat di Gunung Bromo.

Juga, hamparan pasir yang begitu luas laksana gurun terlihat sungguh mengagumkan di Bromo. Ketika matahari mulai kembali ke peraduannya, lautan pasir Gunung Bromo ini terlihat menawan dengan rona jingga menyelimutinya.

Pemandangan indah ini bahkan dapat Anda saksikan dari Cemorolawang, sebuah pintu masuk ke area wisata Gunung Bromo ini.

Berkuda keliling Gunung BromoKegiatan Wisata Gunung Bromo

Selain sunset di puncak Gunung Bromo, Anda juga dapat mengambil pilihan kegiatan seperti berkuda. Ya, berkuda di atas hamparan pasir luas.

Jika Anda tidak suka berkuda, maka menyewa jeep adalah cara yang paling mudah dilakukan untuk dapat mengunjungi beberapa spot wisata Gunung Bromo. Anda dapat menghubungi pihak Paguyuban Jeep Bromo untuk keperluan ini, dapat ditemui di dekat pintu masuk Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Naik Jeep keliling Gunung Bromo

Naik Jeep keliling Gunung Bromo

Anda akan ditawari sejumlah pilihan rute yang dapat diambil. Semakin banyak rute yang ingin Anda tempuh, maka biayanya juga semakin besar.

Di Bromo, terdapat masyarakat dari suku Tengger yang mendiami kawasan wisata tersebut. Anda dapat melihat tontonan menarik di sini, yakni saat berlangsung Kasodo Festival. Inti acara ini adalah memohon berkat dari Yang Maha Kuasa agar panen berlimpah dan jauh dari bencana penyakit.

Transportasi dari/ke Gunung Bromo

Untuk dapat tiba di wisata Gunung Bromo, maka Anda harus tiba di bandara udara Juanda Surabaya, Jawa Timur. Ini jika Anda memang menempuh perjalanan udara. Dari bandara tersebut, Anda dapat memesan kendaraan yang akan mengantarkan Anda ke kawasan wisata Bromo. Anda akan menmpuh rute perjalanan ke Gunung Bromo, dimulai dari Surabaya – Pasuruan – Wonokitri – Gunung Bromo. Perjalanaan ini membutukan waktu 2 – 3 jam.

Perlu diketahui, terdapat beberapa rute perjalan untuk dapat sampai di Gunung Bromo.

1. Rute Pasuruan – Warung Dowo – Tosari – Wonokitri – Gunung Bromo, jarak perjalanan 71 km
2. Rute Malang – Tumpang – Gubuk Klakah – Jemplang – Gunung Bromo, jarak perjalanan 53 km
3. Rute Malang – Purwodadi – Nongkojajar – Tosari – Wonokitri – Penanjakan, jarak perjalanan 83 km

Jika Anda memulainya lewat Probolinggo dan menggunakan angkutan umum , maka Anda dapat tiba di kawasan wisata Gunung Bromo ini via Cemorolawang. Gunakan bus dari Surabaya atau kota lainya dan turun di terminal Kota Probolinggo, kemudian perjalanan dilanjutkan dengan naik Elf menuju Cemorolawang. Pastikan Anda tidak kesorean saat tiba di terminal Probolinggo, karena kendaraan Elf berangkat tatkala kuota penumpang sudah terpenuhi. Lain cerita jika Anda menyewa kendaraan sendiri untuk ke Bromo.

Tangga Naik ke Puncak Gunung BromoAda tiga pintu masuk di Gunung Bromo, yakni di Desa Cemorolawang (jika Anda mengambil rute lewat Probolinggo), Desa Ngadas (jika Anda mengambil rute lewat Malang), dan Desa Burno (jika Anda mengambil rute lewat Lumajang). Pastikan perhitungan waktu Anda tidak meleset saat tiba di Gunung Bromo, karena Anda harus dapat menyaksikan panorama indah matahari terbit di puncak gunung ini. Jika Anda ingin lebih fleksibel, Anda dapat menginap di salah satu hotel di Prigen, Tretes atau mengambil homestay yang ada di Cemorolawang yang berjarak dekat dengan Gunung Bromo.

Hotel dan Penginapan Kawasan Wisata Gunung Bromo

Kawasan wisata Gunung Bromo telah difasilitasi dengan akomodasi yang baik. Tersedia penginapan, hotel, restoran, dan kios-kios souvenir di sana. Ada sejumlah guesthouse dan hotel murah di seputaran wisata Bromo.

Jika Anda ingin agar jarak tempuh ke puncak Bromo tidak jauh, maka Anda mungkin suka untuk mengambil penginapan murah yang ada di Cemorolawang. Sebab, desa ini terletak di lereng kawah. Jika waktu Anda fleksibel, Anda dapat mengambil hotel atau guesthouse yang ada di Tretes, Pasuruan, atau Malang. Kota-kota ini memiliki jarak tempuh yang dekat ke Bromo.

Sumber Gambar dan Artikel

Tempat Wisata di Surabaya

Tempat Wisata di Surabaya

 

tugu pahlawanBerikut ini adalah 12 tempat wisata di Suarabaya yang paling menarik untuk dikunjungi. Anda dapat mengunjung berbagai tempat wisata Surabaya lainnya sebab masih ada lagi sejumlah tempat menarik di Surabaya yang mungkin Anda sukai. Dari keseluruhan objek wisata menarik di Surabaya tersebut, beberapa di antaranya adalah berikut ini.

1. Tugu Pahlawan

Inilah monumen untuk mengingat keberanian arek-arek Suroboyo melawan tentara Sekutu. Monumen setinggi 41.15 meter yang berbentuk lingga atau paku terbalik ini mempunyai badan tiang berbentuk lengkungan (Canalures) sebanyak 10 lengkungan dan terbagi atas 11 ruas.

Tinggi, ruas, dan canalures mengandung makna tanggal 10 bulan 11 tahun 1945. Inilah tanggal terjadinya peristiwa heroik di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Di tempat wisata di Surabaya yang satu ini, Anda akan menjumpai Museum 10 November, sebuah tempat yang dapat mengungkap banyak cerita tentang makna Tugu Pahlawan serta bukti-bukti sejarah pada 10 November 1945 yang lampau.

Patung Buddha Empat Wajah

2. Patung Buddha Empat Wajah

Inilah patung tertinggi di Indonesia yang telah dicatat MURI. Anda dapat menjumpai Patung Buddha Empat Wajah ini di salah satu sudut Pantai Ria Kenjeran, sebuah pantai di kota Surabaya yang terkenal akan produk perikanan serta tempat nongkrongnya muda-mudi Surabaya.

Bangunan Patung Buddha Empat Wajah dikelilingi oleh 4 pilar, yaitu pilar hijau atau emas. Terdiri dari 3 bagian, yakni stupa, patung Buddha, dan singgasana Buddha. Patung Buddha dan takhta masing-masing memiliki tinggi 9 meter.

Patung ini memiliki kemiripan dengan patung Buddha yang ada di tempat wisata Bangkok, yakni terdiri atas wajah perdamaian dan kesehatan, wajah hubungan baik, wajah keberuntungan, dan wajah perlindungan terhadap kejahatan.

Jembatan Merah Surabaya

3. Jembatan Merah

Jembatan Merah adalah saksi sejarah pertempuran heroik pada 10 Nopember 1945 di Surabaya.

Sejarah mencatat, peristiwa tewasnya Brigjend Mallaby pada bentrokan yang terjadi antara para pejuang Indonesia dengan tentara Belanda di dekat Jembatan Merah pada tanggal 30 Oktober 1945 adalah alasan utama panglima sekutu di Jawa Timur mengeluarkan ultimatum pada tanggal 9 November 1945 kepada para pejuang Indonesia agar meletakkan senjata. Penolakan ultimatum oleh pejuang Indonesia membuat pasukan sekutu Inggris menyerang kota Surabaya keesokan harinya.

Area sekitar tempat ini dahulu adalah daerah hunian dan perdagangan untuk orang Eropa di bagian barat, sedangkan bagian timurnya adalah daerah hunian untuk orang Cina, Arab, serta Melayu. Kawasan Jembatan Merah saat ini merupakan pusat perdagangan paling padat di Surabaya.

Monumen Kapal Selam

4. Monumen Kapal Selam

Monumen Kapal Selam ini terletak di pusat kota Surabaya. Monumen Kapal Selam adalah wujud asli dari KRI Pasopati 410, salah satu kapal selam TNI – Angkatan Laut dari satuan Kapal Selam Armada RI Kawasan Timur.

KRI Pasopati termasuk jenis SS type Whisky Class dibuat di Vladi Rusia pada tahun 1952, berperan aktif dalam menegakkan kedaulatan negara dan hukum di laut antara lain dalam operasi Trikora.

Kapal selam ini telah menjadi salah satu tempat wisata di Surabaya yang menarik untuk dikunjungi wisatawan.

House Of Sampoerna Surabaya

5. House Of Sampoerna

House Of Sampoerna terletak di kawasan “Surabaya lama”. Salah satu tempat wisata Surabaya ini adalah sebuah kompleks bangunan bergaya kolonial Belanda yang dibangun pada1862 dan merupakan situs bersejarah yang dilestarikan.

Di masa awalnya, bangunan ini digunakan sebagai panti asuhan putra yang dikelola oleh pemerintah Belanda, pada tahun 1932 kompleks ini dibeli oleh Liem Seeng Tee, pendiri Sampoerna, untuk dijadikan pabrik rokok Sampoerna yang pertama.

Hingga sekarang, kompleks ini masih berfungsi sebagai pabrik untuk memproduksi rokok.

Ciputra Waterpark Surabaya

6. Ciputra Waterpark Surabaya

Ciputra Waterpark adalah wahana wisata air terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Lokasinya terletak di Surabaya Barat, dibangun oleh Perusahaan Ciputra Grup di area Citraland.

Anda dapat menjumpai ragam wahana, misalnya Sirens River, Chimera Pool, Marina Lagoon, Sinbad Playground, Roc Tower, dan Syracuse Beach. Tempat wisata Surabaya yang satu ini dibuka untuk publik setiap selasa hingga jum’at, mulai pukul 14.00-19.00 WIB. Di saat weekend dan hari libur, mulai buka sejak pukul 08.00-20.00 WIB.

Salah satu tempat wisata di Surabaya ini selalu ramai dengan kunjungan wisatawan, dan pula telah menjadi pilihan wisata anak yang populer di Surabaya.

Masjid Agung Al-Akbar Surabaya

7. Masjid Agung Al-Akbar Surabaya

Masjid Al-Akbar adalah masjid yang megah dan modern, merupakan masjid terbesar kedua setelah Masjid Istiqlal di Jakarta. Masjid ini adalah ikon religi kota Surabaya.

Eksterior masjid ini dihiasi dengan berbagai corak ukiran dan kaligrafi. Pintu masuk masjid ini terdiri dari 45 pintu utama, semuanya dibuat dari kayu jati berukir.

Bagian interiornya dihiasi oleh ukiran hias dan kaligrafi, sangat dominan menghiasi dinding masjid. Inilah sebab mengapa objek wisata di Surabaya yang satu ini diminati banyak penikmat perjalanan.

Museum Mpu Tantular

8. Museum Mpu Tantular

Museum Mpu Tantular adalah kelanjutan dari didirikannya lembaga kebudayaan Stedelijk Historisch Museum Soerabaia oleh seorang warga Surabaya yang berkebangsaan Jerman, Von Vaber, pada tahun 1933.

Museum ini memiliki 15.000 koleksi, mulai dari peninggalan masa prasejarah, peninggalan di masa kerajaan Hindu, Budha, Islam, serta masa kolonial. Lokasi Museum Mpu Tantular ini ada di Jl. Raya Buduran – Jembatan Layang, Sidoarjo.

Harga tiket masuk museum adalah Rp 4 ribu per orang (dewasa) dan anak-anak Rp 3 ribu.

Museum WR. Soepratman

9. Museum WR. Soepratman

Di Museum WR. Soepratman ini Anda dapat melihat tulisan asli WR. Soepratman saat membuat lagu Indonesia Raya pada awalnya serta menyaksikan biola historis yang menemaninya saat membuat beberapa lagu kebangsaan.

Lokasi museum juga berdekatan dengan makam salah satu pahlawan Indonesia ini.

Anda dapat menjumpai museum ini di Jln. Mangga Tambaksari, Surabaya.

Pusat Sepatu Wedoro

10. Pusat Sepatu Wedoro

Wedoro terkenal dengan industri sepatunya. Banyak orang datang ke tempat ini dan menjadi pelanggan setia atas produk-produk sepatu yang dihasilkan tempat ini.

Anda akan mendapati lebih dari 210 toko di kawasan pusat sepatu Wedoro.

Terletak di Kecamatan Waru – Sidoarjo, daerah perbatasan Surabaya, desa Wedoro saat ini telah bertransformasi menjadi pusat industri kerajinan sandal dan sepatu.

Pasar Turi Surabaya

11. Pasar Turi Surabaya

Pasar Turi adalah pasar grosir di Surabaya. Anda dapat menemukan banyak barang di pasar ini. Inilah tempat wisata belanja di Surabaya paling memikat, harga yang murah dan ketersediaan barang yang lengkap adalah daya tarik utamanya. Pasar Turi ini terbagi atas dua segmen, yaitu pasar Turi lama dan pasar Turi baru. Masing-masing bangunan terdiri dari 3 lantai.

Lantai bawah pasar Turi adalah lantai yang khusus menjual makanan dan minuman khas Surabaya seperti rujak, cendol, dan beberapa kue-kue tradisional Jawa Timur.

Sementara lantai 2 dan 3 menjual berbagai barang garmen, elektronik, peralatan rumah tangga, sepatu, dan masih banyak lagi.

Klenteng Hong Tiek Hian

12. Klenteng Hong Tiek Hian

Klenteng Hong Tiek Hian adalah klenteng tertua di Surabaya yang dibangun oleh pasukan Tartar pada zaman Khu Bilai Khan di masa awal Kerajaan Majapahit.

Anda dapat menjumpai klenteng ini di Jl. Dukuh, di kawasan Surabaya Utara, tepatnya di daerah Pecinan.

Di klenteng ini sering diselenggarakan acara-acara tradisional Cina, misalnya pertunjukkan wayang Pho Tee Hi. Terlebih lagi pada saat hari perayaan Imlek. Tempat wisata Surabaya yang satu ini selalu ramai dikunjungi setiap harinya.

Sumber Gambar dan Artikel